Berita  

Kawasan Ekoeduwisata Hidroponik 55 di Pauh Kota Padang

Semangatislam-Tim Dosen Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Andalas dengan Ketua Ns Fitri Mailani, M.Kep bekerja sama dengan Koperasi Mandiri Dan Merdeka (KMDM) yang mendampingi Petani Sayur Hidroponik dan Aquaponik Brian Permana dan Mera Juwita yang memproduksi makanan olahan dengan mengembangkan produk dari sayuran hidroponik dan aquaponik dengan label Dapur Hidroponik 55,

meluncurkan program ekoeduwisata pertanian hidroponik dan aquaponik di kawasan Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Republik Indonesia.

Brian dan Mera adalah pasangan suami istri muda yang bergelar sarjana pertanian Unand dan memilih menjadi keluarga petani dan mengolah hasil panen mereka menjadi beragam produk turunannya.

Brian memilih berhenti bekerja dari perusahaan kelapa sawit dan mengaplikasikan ilmu yang dipelajarinya selama kuliah dan juga panggilan moralnya sebagai tanggungjawab regenerasi petani di Indonesia.

Program Ekoeduwisata merupakan program yang menjadi tujuan utama pengembangan dan pembinaan usaha berkembang Hidroponik 55 oleh tim PKM Unand tersebut. Proses pendampingan ini sudah dimulai tahun lalu dengan berinovasi dalam mengembangkan produk hidroponik berupa sayuran ramah lingkungan dan sehat serta produk olahan sayur yang sehat dan bergizi.

Pada tahun ini Hidroponik 55 juga membuka usaha pelatihan bagi masyarakat yang ingin belajar terkait bercocok tanam dengan media hidroponik dan aquaponik, beserta dengan pembuatan instalasi untuk lahan pertanian dengan model keduanya.

Peluncuran program Ekoeduwisata yang diselenggarakan pada hari Senin, 6 Desember 2021, dari jam 10.00 sampai jam 12.00, berlokasi di belakang Kantor KMDM ini dihadiri oleh Ibu Camat sebagai Ketua Dharma Wanita dan tim PKK Kecamatan Pauh, Ibu-Ibu Dharma Wanita Universitas Andalas,

dan Ibu-Ibu Dharma Wanita dari berbagai Fakultas di Unand, diantaranya dari Fakultas Keperawatan, Fakultas Peternakan, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; juga dihadiri oleh Ketua Science Techno Park (STP) Unand.

Pada kesempatan ini, acara dibuka oleh Ketua pelaksana Pengabdian yaitu Fitri Mailani, dan di ikuti dengan kata sambutan dari Eka Canda Lina selaku Ketua STP Unand, terakhir dari Ibu Camat Pauh.

Eka adalah juga salah satu mantan dosen pembimbing Brian yang mengenal sosok mantan mahasiswanya tersebut sebagai orang muda yang kreatif dalam berwirausaha sejak akhir masa perkuliahannya. Eka mengaku gembira karena Brian masih terus bertahan, sebab banyak teman-temannya yang berwirausaha pertanian bertumbangan dan tidak bangkit lagi.

Sedangkan Bu Camat Pauh yang juga mengelola dan salah satu pembina taman kanak-kanak di Kecamatan Pauh itu menyambut gembira adanya kawasan Ekoeduwisata di wilayahnya sebab akan menjadi salah satu wahana belajar bagi anak-anak dan orang dewasa. Beliau juga bersyukur karena ibu-ibu di kecamatannya memiliki tempat belanja sayur ramah lingkungan dan sehat yang bahkan bisa memetik sendiri langsung di lahan.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sosialisasi tentang pertanian hidroponik dan aquaponik oleh Brian dan juga menampilkan semua produk pangan dan minuman olahan sayuran hidroponik dan aquaponik yang diproduksi oleh Mera.

Pada kesempatan kali ini, tim PKM Unand juga menekankan kepada Ibu-ibu yang hadir akan pentingnya untuk mengkonsumsi sayur sehat dan menekankan bahwa untuk memulai hidup sehat tidak perlu mahal. Bercocok tanam sayuran juga bisa dilakukan dilahan yang sempit dan terbatas namun dengan hasil optimal.

Acara ditutup dengan menikmati semua sajian yang disediakan dan dilanjutkan dengan memetik sayuran hidroponik dan aquaponik langsung di lahan.

Program ini masih akan terus berlanjut tahun depan dengan target kemandirian usaha setelah dua tahun sebelumnya dilakukan pendampingan untuk peningkatan kapasitas produksi dan kapasitas pemasaran,

dan akan terus di damping oleh tim PKM UNAND yaitu Fitri Mailani dari Fakultas Keperawatan, Eli Ratni dari Fakultas Peternakan, Donny Eros dari Fakultas Ilmu Budaya, Jauharry dari Fakultas Ekonomi, dan Mulyanti Roberto Muliantino dari Fakultas Keperawatan.(NBM/SI)