Berita  

Targetkan Akreditasi Unggul: IAIN Batusangkar Bahas Hasil AMI

Semangat Islam-Setelah berakhirnya kegiatan Audit Mutu Internal Kinerja Akademik dan Kinerja Unit Periode 2020, IAIN Batusangkar  menggelar Rapat Tinjauan Manajemen Sitem Penjaminan Mutu Internal (RTM SPMI). Rapat dilakukan secara Daring melalui Zoom Metting Rabu (18/08/21), dan dihadiri oleh pimpinan di level Institut, Fakultas, Direktur,  Prodi, lembaga dan unit selingkup IAIN Batusangkar.

Disampaikan Rektor IAIN Batusangkar, Dr. Marjoni Imamora, M.Sc dalam pembukaan rapat bahwa Rapat Tinjauan Manajemen Sitem Penjaminan Mutu Institut  (RTM SPMI) ini merupakan rangkaian dari Audit Mutu Internal, dan hasilnya akan didiskusikan sebagai bagian instropeksi diri untuk kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan.

Rapat Tinjauan Manajemen adalah pertemuan manajemen yang dilakukan secara periodik oleh IAIN Batusangakar untuk meninjau kinerja sistem penjaminan mutu dan kinerja pelayanan instititusi untuk memastikan kelanjutan, kesesuaian, kecukupan dan efektifitas sistem manajemen mutu dan sistem palayanan

“RTM  ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari rangkaian Audit Mutu Internal yang dikawal oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan timnya. Dan audit kali ini agak berbeda karena menggunakan instrumen yang berbeda yang didasarkan pada standar akreditasi yang baru. Dan barangkali hasilnya nanti perlu kita diskusikan sebagai bagian instropeksi diri bagian mana yang masih kurang utk bisa kita perbaiki.” ujar Rektor.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dr. Ulya Atsani, beliau menyampaikan melalui RTM ini harapannya akan dapat menentukan rekomendasi tindak lanjut untuk perbaikan.

“Siklus implementasi SPMI kali ini sudah memasuki  tahap “P” ke tiga yaitu Pengendalian. Harapannya pada siang ini kita akan menentukan rekomendasi tindak lanjut, bisa jadi nanti tindaklanjutnya perbaikan dokumen atau implementasi atas SPMI itu sendiri.” paparnya.

RTM SPMI menghasilkan beberapa rekomendasi rencana tindak lanjut hasil AMI 2019, diantaranya adalah Pemetaan Tenaga Pendidik, Peningkatan Penggunaan E-campus, kelengkapan dokumen formal terkait penjaminan mutu di tingkat UPPS. (Nov)